Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas Pengawas Pemilu, Bawaslu Gresik Ambil Bagian dalam Bawaslu Membelajarkan Vol. 2

Zoom Bawaslu Ri

Gresik – Bawaslu Gresik mengikuti Rapat Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring pada Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Program Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 yang mengusung tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029”. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Bawaslu melalui pembelajaran berbasis pengetahuan, berbagi pengalaman, praktik baik, serta inovasi dalam pengawasan pemilu.

Dalam sosialisasi, Bawaslu RI menjelaskan mekanisme pelaksanaan program yang diawali dengan Tahap Seleksi Awal (Video-Based Learning Stage). Pada tahap ini, setiap Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota diwajibkan menyusun desain pembelajaran, materi ajar, serta memproduksi video pembelajaran sesuai topik yang telah ditetapkan sebagai bagian dari proses seleksi menuju tahapan berikutnya.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menyampaikan bahwa Bawaslu Membelajarkanmerupakan ruang untuk saling berdiskusi dan berbagi pengalaman antarsatuan kerja. Menurutnya, setiap pengalaman yang diperoleh dalam menjalankan tugas pengawasan perlu didokumentasikan dan disebarluaskan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Bawaslu.

Herwyn menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat. Melalui berbagai materi pembelajaran yang dihasilkan, Bawaslu tidak hanya memperkuat kapasitas internal, tetapi juga menunjukkan eksistensi kelembagaan pada masa nontahapan pemilu dengan terus memberikan pendidikan dan informasi kepemiluan sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pengawasan partisipatif dan semakin tercerahkan.

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi ini, Bawaslu Gresik berkomitmen mempersiapkan seluruh tahapan program secara optimal sekaligus mendukung terwujudnya organisasi pembelajar yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Program ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kompetensi jajaran Bawaslu serta menghasilkan praktik-praktik terbaik dalam mendukung pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.