Bawaslu Gresik Goes to School, Ajak Pelajar Al Ibrah Jadi Detektif Demokrasi Muda
|
GRESIK – Bawaslu Kabupaten Gresik melaksanakan program Bawaslu Goes to School di SMPIT Al Ibrah, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi demokrasi dan pengawasan partisipatif bagi kalangan pelajar.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Gresik, Habibur Rohman, hadir sebagai pemateri. Ia mengajak para siswa memahami demokrasi dengan cara yang dekat dengan kehidupan mereka.
Dalam materinya bertajuk “Detektif Demokrasi Muda: Berani Jujur, Awasi Pemilu, dan Pilih Pemimpin Amanah”, Habibur menjelaskan bahwa pemilu memiliki prinsip yang serupa dengan pemilihan ketua OSIS. Keduanya sama-sama menjadi sarana memilih pemimpin secara bertanggung jawab.
“Pemilihan ketua OSIS dapat menjadi gambaran sederhana bagaimana proses pemilu berlangsung. Prinsipnya memilih pemimpin yang amanah, hanya saja pemilu memiliki cakupan yang lebih luas,” demikian pokok materi yang disampaikan.
Habib juga menjelaskan peran Bawaslu melalui analogi wasit dalam pertandingan sepak bola. Bawaslu berperan mengawasi agar proses demokrasi berjalan sesuai aturan, jujur dan adil.
Selain itu, siswa diajak mengenali berbagai hal yang dapat merusak demokrasi, seperti politik uang, hoaks dan fitnah. Para pelajar juga didorong untuk membiasakan cek fakta sebelum membagikan informasi di media sosial.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Gresik mendorong pelajar menjadi “Detektif Demokrasi Muda” dengan menerapkan nilai kejujuran, menolak politik uang, kritis terhadap informasi, serta berani berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Pesan utama yang disampaikan adalah demokrasi yang bersih membutuhkan partisipasi masyarakat yang jujur dan bertanggung jawab. Pelajar sebagai generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga demokrasi sejak lingkungan sekolah.