Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Gresik Perkuat Sinergi dengan Pemkab
|
GRESIK, 26 Agustus 2026 — Bawaslu Kabupaten Gresik memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui koordinasi bersama Wakil Bupati Gresik, Dr. H. Asluchul Alif, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan dipimpin Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori, didampingi Anggota Bawaslu Gresik Robbah Khunaifih dan Rozikin, serta jajaran sekretariat. Koordinasi ini membahas perkembangan pengawasan serta penguatan kerja sama kelembagaan di masa non-tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga mencakup penguatan dukungan kelembagaan guna menunjang pelaksanaan tugas pengawasan. Sejumlah hal yang berkaitan dengan pengelolaan aset, kesiapan sarana dan prasarana, serta keberlangsungan operasional menjadi bagian yang perlu dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait agar pelaksanaan tugas Bawaslu Gresik tetap berjalan secara efektif dan optimal.
Ketua Bawaslu Gresik, Achmad Nadhori, menegaskan bahwa pengawasan tetap berjalan meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan Pemilu maupun Pemilihan.
“Masa non-tahapan bukan berarti pengawasan berhenti. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan, membangun sinergi dengan stakeholder, sekaligus mempersiapkan langkah pencegahan menuju Pemilu 2029 dan agenda Pemilihan berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 perlu dibangun sejak dini melalui koordinasi lintas lembaga, penguatan pencegahan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta komitmen menjaga integritas dan netralitas.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Asluchul Alif mengapresiasi komitmen Bawaslu Gresik dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Gresik.
“Kami mengapresiasi Bawaslu Gresik yang terus melakukan pengawasan dan membangun komunikasi kelembagaan meskipun berada di masa non-tahapan. Pemerintah Kabupaten Gresik siap memperkuat sinergi dengan Bawaslu dalam berbagai agenda kepemiluan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bawaslu penting untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2029 maupun agenda Pemilihan berikutnya berlangsung aman, tertib, demokratis, dan berintegritas.
Koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarlembaga, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan, serta membangun ekosistem demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.