Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gresik Ikuti Cangkrukan Demokrasi Bawalsu Jatim, Perkuat Pencegahan Politik Uang di Era AI

Zoom Bawaslu Jatim

Gresik, 30 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kinerja kehumasan dan pengelolaan data informasi pada masa non tahapan, Bawaslu Kabupaten Gresik mengikuti kegiatan Cangkrukan Demokrasi Divisi Humas dan Data Informasi Tahun 2026yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Strategi Pencegahan Politik Uang dalam Pemilu 2029”.

Bawaslu Gresik diwakili oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Habibur Rohman, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Rozikin, Plt. Kepala Sekretariat Andhika Wijaya, serta Kepala Subbagian Pengawasan dan Humas Ahmad Faisal.

Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu Jawa Timur, Dwi Endah, yang menekankan pentingnya mempersiapkan strategi pengawasan sejak dini sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.

Pada sesi materi, Anggota Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Ummi Illiyina, memaparkan bahwa praktik politik uang terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Selain pemberian uang tunai, politik uang kini mulai memanfaatkan transaksi digital dan metode pembayaran non-tunai yang semakin sulit dideteksi.

Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence (AI), *deepfake*, disinformasi, dan transaksi digital berpotensi menjadi tantangan baru dalam pengawasan Pemilu 2029. Oleh karena itu, Bawaslu perlu memperkuat strategi pencegahan melalui pemetaan kerawanan, sistem peringatan dini (*early warning system*), edukasi masyarakat, serta pengawasan berbasis data.

Ummi juga menyoroti masih rendahnya laporan masyarakat terkait dugaan politik uang dibandingkan temuan pengawas pemilu. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya meningkatkan kesadaran publik untuk berperan aktif dalam mencegah praktik politik uang.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Gresik memperoleh penguatan kapasitas dan wawasan mengenai strategi pencegahan politik uang yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemilu 2029 yang berintegritas dan berkualitas.