Bawaslu Gresik Ajak Pemilih Luar Biasa Menjadi Pengawas Luar Biasa
|
GRESIK, Rabu (14/10/2026) – Bawaslu Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Penguatan Pengawasan Partisipatif Berbasis Komunitas Disabilitas di SLB Negeri Cerme, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman demokrasi dan mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu.
Kegiatan dibuka oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gresik, Habibur Rohman, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam demokrasi, termasuk melakukan pengawasan pemilu.
“Pengawasan pemilu tidak bisa dilakukan Bawaslu sendiri. Kami membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan komunitas disabilitas, demi mewujudkan keadilan pemilu,” ujarnya.
Melalui edukasi ini, siswa-siswi SLB Negeri Cerme mendapatkan wawasan mengenai demokrasi, hak politik, dan pentingnya pengawasan partisipatif. Penyandang disabilitas diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga turut berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi.
Kepala SLB Negeri Cerme menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bawaslu Gresik atas edukasi yang diberikan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan siswa mengenai demokrasi dan mendorong partisipasi mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ditutup dengan ikrar bersama untuk mendukung pemilu yang bersih, jujur, adil, dan ramah disabilitas. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Gresik menegaskan komitmennya mewujudkan pengawasan pemilu yang inklusif sesuai semboyan “Bersama Rakyat Awasi Pemilu.”