Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gresik Tanamkan Nilai Demokrasi kepada Pemilih Pemula Lewat Bawaslu Goes to School

Bawaslu Goes to school

GRESIK – Bawaslu Kabupaten Gresik kembali melaksanakan program Bawaslu Goes to School di SMAN 1 Wringinanom, Jumat (24/7/2026), sebagai upaya meningkatkan pemahaman demokrasi dan kepemiluan bagi pemilih pemula.

Kepala SMAN 1 Wringinanom, Sundawan Argo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa usia 17 tahun merupakan awal bagi siswa untuk memahami dunia politik dan demokrasi secara lebih mendalam. Menurutnya, para siswa perlu mengetahui sistem demokrasi, mekanisme pemilihan pemimpin, serta aturan yang mengatur penyelenggaraan pemilu sebagai bekal menjalankan hak pilih.

Ia mengapresiasi Bawaslu Kabupaten Gresik yang telah memberikan edukasi kepada para pelajar. “Kami berharap seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar memiliki bekal yang baik dalam menggunakan hak pilih sebagai warga negara,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Gresik, Rofa’atul Hidayah, memberikan materi tentang demokrasi, kepemiluan, tugas dan fungsi Bawaslu, serta pentingnya peran pemilih pemula dalam mengawal demokrasi melalui pengawasan partisipatif.

Rofa’atul menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui pemahaman yang baik tentang kepemiluan, pemilih pemula diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, serta berani menolak segala bentuk pelanggaran pemilu.

Program Bawaslu Goes to School menjadi komitmen Bawaslu Kabupaten Gresik dalam membangun budaya demokrasi sejak dini sekaligus mendorong lahirnya pengawas partisipatif dari kalangan pelajar menuju Pemilu 2029 yang berintegritas.