Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Literasi, Bawaslu Gresik Gelar Diskusi Bertema "Perempuan dan Demokrasi Masa Depan"

Rofa'atul Hidayah dalam diskusi hukum

Dalam upaya meningkatkan literasi demokrasi khususnya perempuan. Bawaslu Gresik gelar diskusi bertema “Perempuan dan Demokrasi Masa Depan”. Acara ini bertujuan memperkuat peran perempuan dalam pengawasan demokrasi serta meningkatkan kesadaran hukum, Jumat (25 Juli 2025)

Rofa’atul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gresik, menyampaikan, “Perempuan mempunyai peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Diskusi ini diharapkan menjadi ruang edukasi dan kolaborasi hukum, agar perempuan makin aktif mengawasi proses politik secara berintegritas.”

Sementara itu, Roisyah Zuliyanti, Ketua Kohati Gresik, menambahkan: “Kami menyambut sinergi ini karena demokrasi tidak akan lengkap tanpa masukan aktif perempuan. Kohati siap membantu membentuk kesadaran hukum dan perspektif kritis agar perempuan bisa menjadi pengawas masyarakat yang efektif.”

Lebih dari 25 peserta hadir, terdiri dari aktivis perempuan dan mahasiswa. Acara berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang hidup hingga akhir kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menjalin kemitraan antara organisasi pemuda perempuan, dengan harapan menciptakan demokrasi yang lebih inklusif dan bermartabat di masa mendatang.