Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gresik Gandeng Peserta Pengawas Partisipatif (P2P) Perkuat Peran Aktif dalam Pengawasan Demokrasi

PESERTA P2P

Bawaslu Gresik melaksanakan pembinaan kepada peserta Pengawas Partisipatif (P2P) usai kegiatan launching platform pelayanan digital Bawaslu Gresik, Pegiat Publik. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran masyarakat dalam pengawasan demokrasi yang berkelanjutan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Gresik, Habibur Rohman dalam arahannya menyampaikan bahwa pembinaan P2P merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif berbasis komunitas dan digital.

“Ke depan kita akan membentuk komunitas, membuka ruang diskusi, serta mengembangkan program pengawasan partisipasi masyarakat berbasis digital. Ini menjadi bagian penting agar pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran platform Pegiat Publik menjadi sarana pendukung bagi pengawas partisipatif untuk terlibat lebih mudah dalam proses pengawasan, pelaporan, serta pemantauan kinerja pengawasan pemilu.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gresik, Rofa’atul Hidayah menyampaikan bahwa salah satu bentuk penguatan kelembagaan Bawaslu adalah adanya dukungan jajaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi.

“Kita tidak hanya bekerja pada saat tahapan pemilu saja. Mengawal demokrasi adalah kerja yang tidak pernah selesai. Karena itu, keberadaan pengawas partisipatif menjadi sangat penting dalam menjaga nilai-nilai demokrasi,” tegasnya

Ia menambahkan bahwa penguatan kelembagaan Bawaslu tidak hanya bertumpu pada struktur internal, tetapi juga pada kolaborasi dengan masyarakat sebagai mitra strategis dalam pengawasan pemilu.

Kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta P2P memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih lanjut terkait penggunaan platform Pegiat Publik, mekanisme pelayanan digital, serta peran pengawas partisipatif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengawasan pemilu.

Melalui pembinaan ini, Bawaslu Gresik berharap peserta Pengawas Partisipatif dapat menjadi agen pengawasan di tengah masyarakat, sekaligus memanfaatkan platform digital Pegiat Publik sebagai sarana pengawasan yang mudah, cepat, dan transparan.