Bawaslu Gresik dan SMK Nurul Islam Gresik Jalin Kerjasama, Perkuat Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula
|
Bawaslu Gresik menandatangani perjanjian kerjasama dengan SMK Nurul Islam Gresik dalam upaya memperkuat pendidikan politik dan meningkatkan peran pelajar dalam proses pengawasan demokrasi. Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Senin (21 Juli 2025) di Kantor Bawaslu Gresik, dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Gresik Achmad Nadhori, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Habibur Rohman dan Kepala SMK Nurul Islam, M. Eko Nurul Ashidiq.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Gresik, Achmad Nadhori, menegaskan bahwa kerjasama ini menjadi bagian dari momentum penting dalam upaya perbaikan pelaksanaan pemilu, dengan pengawasan sebagai sektor utama.
“Pengawasan adalah denyut nadi di Bawaslu. Kami tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan dari tim pengawasan, termasuk dari Divisi Pengawasan yang dipimpin Pak Habib. Beliau yang melakukan pengawasan. Ke depan, jika ada ide kegiatan dari Pak Eko, silakan diajukan, apalagi jika masih memungkinkan dari sisi anggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nadhori juga memberikan pesan kepada para siswa yang akan menjalani magang di Bawaslu Gresik. Ia berharap kesempatan magang dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang belajar dan penguatan karakter kelembagaan.
“Jangan sampai magang tidak membawa manfaat. Gunakan kesempatan ini untuk menggali pengalaman sebanyak-banyaknya. Apa yang dilakukan harus sesuai prinsip kelembagaan, dan hasil akhirnya bisa memberi manfaat, baik untuk pribadi maupun untuk lembaga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Nurul Islam, Eko Ashidiq, menyambut baik inisiasi kerjasama ini. Ia menilai kolaborasi ini sejalan dengan misi sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan politik dan daya saing yang tinggi di era global.
“Kami memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan terbaik kepada peserta didik. Kerjasama ini sangat berharga karena memberi bekal konkret kepada siswa kami dalam bidang pendidikan politik. Terima kasih kepada Bawaslu Gresik atas kepercayaannya,” tutur Eko.
Dengan adanya kerjasama ini, para siswa SMK Nurul Islam diharapkan dapat berperan aktif dalam menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan turut serta dalam pengawasan partisipatif, sejalan dengan semangat Bawaslu dalam menciptakan pemilu yang berkualitas.