Lompat ke isi utama

Berita

Tiga CPNS Bawaslu Gresik Resmi Mengikuti Latsar

Tiga CPNS Bawaslu Gresik
Tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawaslu Gresik resmi memulai Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS pada Senin, 8 September 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini dipandu langsung oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI. Latsar CPNS menjadi tahap awal pembentukan disiplin, integritas, serta karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, khususnya dalam mendukung tugas Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Tiga CPNS Bawaslu Gresik, yakni Syadza, Asfa, dan Juwita, tercatat sebagai peserta Gelombang 3 Angkatan 14 Latsar Bawaslu. Pelatihan yang berlangsung melalui aplikasi Zoom Meeting ini dijadwalkan sejak 8 September 2025 hingga 19 November 2025. Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Gresik, Andhika Wijaya menyampaikan, keterlibatan para CPNS dalam Latsar ini menjadi modal penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan. “ASN Bawaslu dituntut tidak hanya bekerja administratif, tetapi juga memiliki komitmen menjaga integritas demokrasi. Melalui Latsar, nilai-nilai itu ditanamkan sejak awal,” ujarnya. Selain pembekalan teknis, Latsar CPNS juga menekankan core values ASN BerAKHLAK yang wajib diinternalisasi oleh setiap peserta. Yaitu: Berorientasi Pelayanan – ASN dituntut memberi pelayanan terbaik, termasuk kepada masyarakat dalam ruang demokrasi. Akuntabel – setiap pekerjaan harus bisa dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum. Kompeten – peningkatan kapasitas diri agar mampu melaksanakan tugas pengawasan Pemilu dengan profesional. Harmonis – membangun hubungan kerja yang sehat, baik di internal Bawaslu maupun dengan masyarakat. Loyal – setia pada Pancasila, UUD 1945, serta tugas menjaga integritas demokrasi. Adaptif – siap menghadapi perubahan, termasuk perkembangan teknologi informasi dalam pengawasan Pemilu. Kolaboratif – bekerja sama dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil, untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Dengan pembekalan ini, diharapkan para CPNS Bawaslu Gresik dapat tumbuh menjadi ASN pengawas demokrasi yang profesional, berintegritas, dan berkarakter, sehingga mampu mewujudkan Pemilu yang bersih, jujur, dan adil.