Lompat ke isi utama

Berita

Tanpa Integritas, Sistem Pengawasan Tak Bermakna, Kata Robbah Khunaifih

Robbah Khunaifih

Gresik – Bawaslu Kabupaten Gresik kembali menggelar kegiatan Tadarus Pengawasan dengan tema “Pengawas Berintegritas adalah Kunci”. Materi disampaikan oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat Bawaslu Gresik, Robbah Khunaifih, yang menekankan pentingnya integritas sumber daya manusia dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu. Jumat, 27 Februari 2026.

Dalam pembukaannya, Robbah menyampaikan bahwa keberhasilan sistem pengawasan tidak hanya ditentukan oleh regulasi atau fasilitas lembaga, tetapi terutama oleh integritas manusia yang menjalankannya.

“Kita boleh memiliki gedung yang megah, anggaran yang cukup, dan aturan hukum yang mendekati sempurna. Namun semua itu akan sia-sia jika manusia yang menjalankan sistem tersebut tidak memiliki integritas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sumber daya manusia merupakan tulang punggung utama dalam kerja pengawasan. Tanpa SDM yang tangguh dan berintegritas, lembaga pengawas tidak akan mampu menjalankan tugasnya secara optimal.

Menurutnya, kekuatan seorang pengawas pemilu setidaknya bertumpu pada tiga pilar utama, yakni profesionalisme, netralitas, dan keberanian moral. Profesionalisme diperlukan agar pengawas memahami aturan dan mampu menjalankan tugas secara tepat. Netralitas penting agar pengawas tetap berdiri di tengah tanpa berpihak kepada kepentingan tertentu.

Sementara itu, keberanian moral menjadi kunci agar pengawas berani menyatakan kebenaran dan menolak pelanggaran meskipun berada di bawah tekanan.

Robbah juga menegaskan bahwa menjaga integritas dalam pengawasan bukan hanya tanggung jawab kelembagaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Ia mengingatkan bahwa setiap tugas pengawasan merupakan amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan.

Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya kesadaran untuk terus memperbaiki diri dan menjaga integritas sebagai bekal masa depan, baik bagi kualitas demokrasi maupun sebagai bentuk pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.

Lebih lanjut, Robbah menyampaikan bahwa Bawaslu terus berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui peningkatan pengetahuan, pelatihan kompetensi, serta penguatan nilai integritas bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.

“Lembaga yang kuat hanya bisa lahir dari sumber daya manusia yang kokoh,” tegasnya.