Lompat ke isi utama

Berita

Habibur Rohman : Mencegah Pelanggaran Pemilu Lebih Mulia daripada Menghukum

Habibur Rohman

Gresik – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Gresik, Habibur Rohman, mengisi kegiatan Tadarus Pengawasan dengan tema “Mencegah Lebih Mulia daripada Menghukum” pada Senin (16/3/2026).

Dalam pemaparannya, Habibur menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi lebih pada upaya pencegahan agar pelanggaran tidak terjadi sejak dini.

“Esensi tertinggi dari pengawasan adalah pencegahan. Pemilu diawasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mencegah pelanggaran agar proses demokrasi tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai potensi pelanggaran seperti politik uang, kampanye di luar aturan, dan penyalahgunaan jabatan dapat diminimalkan melalui langkah pencegahan yang efektif.

Menurutnya, Divisi Pencegahan memiliki peran strategis dalam pengawasan pemilu, di antaranya melalui sosialisasi regulasi kepada peserta pemilu, edukasi kepada masyarakat, serta pemetaan potensi konflik.

“Pengawasan yang kuat tidak diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tetapi dari sedikitnya pelanggaran yang terjadi karena pencegahan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan Tadarus Pengawasan ini, Bawaslu Gresik berharap kesadaran semua pihak untuk menjaga integritas demokrasi semakin meningkat sehingga pemilu dapat berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.