Lompat ke isi utama

Berita

Divisi P2H Bawaslu Gresik Evaluasi Kinerja 2025 dan Sususn Strategi Pencegahan 2026

Rapat Divisi

Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Gresik menggelar rapat evaluasi sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026, Senin (19/1/2026), bertempat di Kantor Bawaslu Gresik.

Rapat tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat, Andhika, serta diikuti oleh staf Divisi P2H. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sepanjang tahun 2025 sekaligus merumuskan strategi penguatan kinerja pencegahan, humas, dan partisipasi masyarakat di tahun 2026.

Dalam arahannya, Andhika menekankan pentingnya penguatan teknis fasilitasi kegiatan pencegahan, khususnya pada pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Ia menyampaikan bahwa evaluasi internal perlu dilakukan secara menyeluruh guna melihat capaian yang telah diraih serta kekurangan yang harus diperbaiki.

“Di tengah kondisi efisiensi, fungsi pencegahan, humas, dan partisipasi masyarakat harus tetap berjalan optimal. Kita tetap dituntut menjaga konsolidasi demokrasi dengan strategi kerja yang lebih efektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan pengawasan ke lapangan yang lebih merata, optimalisasi koordinasi dengan lembaga eksternal, serta perencanaan kegiatan pencegahan akan dilaksanakan minimal dua kali dalam sebulan dengan dukungan fasilitasi transportasi.

Sementara itu, dalam sesi diskusi, staf Divisi P2H menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya masih minimnya respons audiensi dari lembaga eksternal, keterbatasan kegiatan pengawasan yang berdampak pada minimnya data PDPB dan Form A, serta perlunya inovasi pengawasan sesuai arahan Bawaslu RI. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, disepakati pembentukan tim uji petik dan penyusunan strategi pemenuhan Form A secara lebih terukur.

Di bidang kehumasan, rapat juga membahas penguatan strategi publikasi dan penyusunan poin-poin anugerah kehumasan sebagai bagian dari perencanaan konten tahun 2026. Sedangkan pada aspek partisipasi masyarakat, pengelolaan kader, konsolidasi demokrasi, kerja sama melalui nota kesepahaman, serta pengembangan Pojok Pengawasan menjadi fokus pembahasan.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk menyusun draft agenda dan rencana kerja Divisi P2H Tahun 2026 serta dokumen evaluasi kinerja tahun 2025 sebagai dasar pelaksanaan program ke depan.

Dengan adanya evaluasi dan perencanaan ini, Bawaslu Gresik berharap kinerja Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas pada tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berdampak nyata dalam penguatan pengawasan pemilu dan demokrasi di Kabupaten Gresik.