Cangkrukan Demokrasi: Bawaslu Gresik Komitmen Tingkatkan Kinerja Humas dan PPID
|
Dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan di bidang kehumasan dan pengelolaan data informasi, Bawaslu Gresik mengikuti kegiatan Cangkrukan Demokrasi edisi ketujuh yang digelar secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Selasa (05/08/2025).
Mengusung tema “Strategi Kehumasan dan Pengelolaan Data Informasi dalam Suasana Efisiensi”, forum ini menjadi ruang diskusi rutin yang mempertemukan Divisi Humas serta Data dan Informasi dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Bawaslu Gresik hadir melalui partisipasi Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Habibur Rohman, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Rozikin serta Staf.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yaitu:
Hosnan Hermawan (Anggota Bawaslu Kabupaten Sumenep) dan Dini Meilia Meiranda (Anggota Bawaslu Kabupaten Situbondo), keduanya memaparkan strategi kehumasan yang tetap efektif meskipun di tengah keterbatasan anggaran dan sumber daya. Narasumber ketiga adalah Farid Wadjdi (Anggota Bawaslu Kabupaten Trenggalek), yang mengangkat pentingnya pola hubungan antar divisi dalam mendukung pengelolaan data yang akurat dan berkesinambungan. Dan Narasumber keempat, Mochamad Sudarsono (Anggota Bawaslu Kabupaten Tuban), yang menekankan peningkatan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk menjamin keterbukaan informasi publik secara akuntabel. Diskusi dipandu oleh Moderator Istifani Syarif, Staf Humas Bawaslu Kabupaten Situbondo.
Melalui forum ini, Bawaslu Gresik memperoleh banyak perspektif baru sekaligus insight dari sesama penyelenggara pemilu. Kehadiran Bawaslu Gresik dalam forum ini menjadi bentuk komitmen untuk terus berbenah dan berinovasi, terutama dalam masa efisiensi seperti saat ini.