Bawaslu Gresik Ikuti Peer Learning Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur
|
Bawaslu Gresik mengikuti kegiatan zoom meeting bertajuk Peer Learning Penguatan Kelembagaan Volume 01 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kinerja Kelembagaan” yang diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara berlangsung secara daring dengan tujuan untuk memperkuat sinergitas serta evaluasi pelaksanaan penguatan kelembagaan utamanya pada peningkatan kinerja kelembagaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan yang telah dibagi ke dalam delapan koordinator wilayah (Korwil).
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman antar-Bawaslu Kabupaten/Kota. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan kelembagaan hanya dapat tercapai jika didukung oleh komitmen bersama dan penerapan strategi yang tepat. Menurutnya, kegiatan peer learning ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan Bawaslu yang semakin profesional dan adaptif terhadap tantangan.
"Kami berharap setiap peserta tidak hanya mendengarkan, namun juga memberikan kontribusi pemikiran untuk peningkatan kinerja kelembagaan," ungkapnya. Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa diskusi ini diharapkan menghasilkan manfaat yang bisa diterapkan di masing-masing wilayah.
Memasuki sesi materi, pendamping kegiatan memberikan pemaparan terkait strategi penguatan kelembagaan yang diampu langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits. Dalam paparannya, ia menyampaikan hasil monitoring progess pelaksanaan penguatan kelembagaan yang telah berjalan di Bawaslu Kota Malang. Ia mencontohkan program yang diterapkan di Kota Malang serta menyandingkan dengan program di Kota Batu. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki karakteristik kelembagaan yang hampir sama sehingga bisa menjadi acuan bersama. Melalui pengalaman itu, peserta diharapkan dapat menarik pembelajaran untuk diterapkan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pemaparan pelaksanaan rencana aksi oleh Ketua Bawaslu Kota Malang, Mochamad Arifudin. Ia menjelaskan bahwa rencana aksi yang disusun merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang sebelumnya dilaksanakan di Kediri. Dalam rencana aksi tersebut, terdapat pembagian pilot project yang menjadi fokus penguatan kelembagaan di tingkat kabupaten/kota. Arifudin juga menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan agar hasilnya dapat dirasakan secara nyata oleh kelembagaan. Dengan adanya forum peer learning ini, diharapkan terbentuk komitmen bersama antar-Bawaslu untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan menjaga integritas lembaga.