Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gresik dan Universitas Qomaruddin Jalin Kerjasama Perkuat Pendidikan Politik dan Pengawasan Pemilu

Kerjasama bawaslu dan universita qomaruddin

Dari kiri Anggota Bawaslu Gresik Rozikin, Rofa'atul Hidayah, dan Habibur Rohman menandatangani kerjasama dengan Universitas Qomaruddin Gresik

Bawaslu Gresik menjalin kerja sama dengan Universitas Qomaruddin Gresik dalam rangka memperkuat pendidikan politik dan pengawasan kepemiluan di lingkungan akademik. Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung di Kampus Universitas Qomaruddin pada Selasa (21/10/2025).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi kedua institusi dalam membangun sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik, khususnya dalam bidang penguatan literasi politik, hukum pemilu, serta partisipasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gresik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas pendidikan politik di masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa.

“Bawaslu punya kepentingan besar dalam menjaga keberlanjutan demokrasi. Banyak yang bertanya, setelah pemilu selesai, apa yang dilakukan Bawaslu? Maka pasca pemilu dan pilkada, kami fokus melakukan konsolidasi kelembagaan dan pendidikan politik, termasuk melalui kegiatan seperti hari ini,” ujarnya.

Habib juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan memperkuat demokrasi yang telah berjalan. Ia mengajak para mahasiswa untuk memberikan gagasan dan masukan terkait desain kelembagaan pemilu yang lebih kuat, terutama dalam aspek penanganan pelanggaran pemilu.

“Bawaslu adalah satu-satunya lembaga di dunia yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga menindak pelanggaran pemilu. Diskusi dan kerja sama seperti ini tidak berhenti di sini, akan ada tindak lanjut ke depan agar kolaborasi ini terus berlanjut,” tambahnya.

Menariknya, Universitas Qomaruddin Gresik juga tercatat sebagai salah satu nominasi yang lolos dalam ajang Kompetisi Debat Hukum Pemilu yang digelar oleh Bawaslu RI, sebagai bukti komitmen dan kapasitas akademiknya di bidang hukum kepemiluan.

Sementara itu, perwakilan dari Universitas Qomaruddin, Dr. Ainul Khalim, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara kampus dan Bawaslu Gresik.

“Bawaslu merupakan lembaga yang ditangani oleh orang-orang yang memahami aspek hukum. Bagi Fakultas Syariah, pengawasan pemilu sangat penting karena pemilu yang jujur dan adil akan menghasilkan produk hukum yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Kami berterima kasih atas kehadiran Bawaslu di kampus kami,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rozikin, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, serta Rofa’atul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gresik.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Gresik berharap dapat terus memperkuat jejaring pendidikan politik dan mendorong peran aktif kampus dalam membangun demokrasi yang berintegritas.