Bawaslu Gresik dan NPCI Gresik Kolaborasi Perkuat Pengawasan Partisipatif Bagi Komunitas Disabilitas
|
Bawaslu Gresik menggelar kegiatan Penguatan Pengawasan Partisipatif Berbasis Komunitas Disabilitas bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Gresik, Kamis (23/10/2025) di Gor Tridharma Petrokimia Gresik.
Kegiatan ini menjadi upaya Bawaslu Gresik dalam memperluas partisipasi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilihan umum.
Perwakilan NPCI Gresik, Iwan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut bagi para anggota NPCI, terutama generasi muda penyandang disabilitas.
“Supaya nanti ketika pemilu, kalian akan paham dan tahu caranya mencoblos dan sebagainya, khususnya anak-anak NPCI. Semoga kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Gresik, menyampaikan apresiasinya kepada NPCI Gresik yang telah meluangkan waktu untuk berkolaborasi.
“Saya mewakili Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, menyampaikan terima kasih atas waktu yang diberikan meski di tengah padatnya latihan. Bawaslu memiliki tugas untuk memberikan pendidikan politik tentang pengawasan umum terhadap Pemilu dan Pilkada yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan partisipatif ini menjadi sarana untuk membangun sinergi antara Bawaslu dan komunitas disabilitas.
“Melalui penguatan kelembagaan, kami berkolaborasi dengan berbagai kelompok dan komunitas, salah satunya teman-teman NPCI. Karena NPCI di Kabupaten Gresik cukup berkembang dan banyak menelurkan atlet luar biasa,” ujarnya.
Habib juga menjelaskan pentingnya keterkaitan antara pemilu dan komunitas disabilitas.
“Apa hubungannya pemilu dengan NPCI? Pemilu itu memilih pemimpin yang membuat kebijakan. Nah, kebijakan itu harus kita kawal bersama supaya berpihak kepada teman-teman semua. Bawaslu hadir untuk memfasilitasi dan memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan inklusif,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Gresik dalam menciptakan pemilu yang partisipatif, inklusif, dan ramah disabilitas. Melalui kolaborasi bersama NPCI, Bawaslu Gresik berharap dapat terus memperkuat literasi kepemiluan serta membuka ruang partisipasi bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.